Kegiatan
Kegiatan 1 – Dolor Sit Amet Menjadi Tren Baru di Sektor Consectetur Adipiscing Elit
BANDUNG — Program Studi Doktor (S3) Studi Agama-Agama (SAA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung terus berkomitmen meningkatkan kualitas mutu pendidikannya. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penyelenggaraan rapat intensif peninjauan dan persiapan kurikulum yang digelar pada Jumat, 27 Februari 2026. Pertemuan ini difokuskan sebagai agenda utama dalam rangka mempersiapkan dokumen dan kesiapan prodi menghadapi proses akreditasi yang akan datang. Sebagaimana terekam dalam foto dokumen, suasana rapat yang berlangsung di ruang pertemuan tersebut berjalan dengan khidmat, dinamis, dan penuh fokus. Rapat ini dihadiri oleh jajaran pimpinan program studi, guru besar, serta tim perumus kurikulum. Para peserta rapat terlihat saksama menelaah berkas-berkas draf kurikulum dan dokumen akademik yang tersaji di meja. Di sudut ruangan, sebuah layar monitor menampilkan salah satu materi presentasi dengan takarir penutup bertuliskan “Terima Kasih” lengkap dengan keterangan tanggal pelaksanaan, yakni Bandung, 27 Februari 2026. Agenda penyelarasan kurikulum ini menjadi poin krusial lantaran kurikulum level doktoral dituntut untuk selalu adaptif terhadap perkembangan isu-isu studi agama secara global, sekaligus memenuhi standar instrumen akreditasi nasional yang ketat. Melalui persiapan yang matang dan kerja sama solid yang ditunjukkan dalam rapat ini, Prodi S3 SAA UIN Sunan Gunung Djati Bandung optimis dapat meraih hasil akreditasi yang maksimal (Unggul) serta terus konsisten melahirkan doktor-doktor yang kompeten, moderat, dan bereputasi.

